Tawau dada-hitam ataupun Fruithunter (Chlamydochaera jeffreyi) memiliki ukuran tubuh besar (panjang 25 cm). Burung jantan memiliki warna bulu keabu-abuan yang dengannya bercak hitam tebal di dada, serta kepala kuning tua yang dengannya strip hitam menutupi matanya.
Dagu serta mahkota kuning kemerahan yng memudar menjadi abu-abu pada bagian tengkuk, strip matanya memanjang sampai-sampai tengkuk, bulu primer serta sisi ekor hitam seangkan bagian bulu lain-lainnya secara umum dikuasai berwarna abu-abu. Sedangkan burung betina memiliki bulu berwarna coklat kemerahan.
Tawau dada-hitam merupakan jenis burung endemik Kalimantan bagian utara, barat serta sedang mulai dari Gunung Kinabalu ke selatan hingga Gunung Mulu serta Gunung Dulit. Pula didapati di Gunung Nyiut serta Taman Nasional Baka-Bukit Raya. Berperilaku semisal burung punai serta memakan buah-buahan.
Tawau dada-hitam memanglah kerap dianggap menjadi burung misterius yng belum terang asal-usulnya. Berpenampilan kepudang/kapasan, bersuara serta berDNA burung cacing namun berperilaku bak burung punai.
Salam konservasi
Tulisan atau artikel Terkait
Sumber rujukan dan gambar : http://www.agrobur.com/2017/04/tawau-dada-hitam-burung-misterius.html.