Dari hasil analisis ini orang-orang memproduksi peta pohon keluarga secara detil mengenai transformasi theropod serta nenek moyang burung. Penyusutan ukuran bobot tubuh itu cuma berlangsung pada Theropod, keluarga dinosaurus yng meliputi Tyrannosaurus rex sertaVelociraptor, pada 200 juta tahun lantas. Spesies burung hasil evolusi awal merupakan Archaeopteryx.
Archaeopteryx pula berevolusi serta menyesuaikan diri yang dengannya lingkungan baru, salah satunya munculnya bulu, furcula (tulang antara leher serta dada), serta sayap. Evolusi seluruh itu diperkirakan empat kali lebih cepat dibanding dinosaurus lain.
“Dengan tubuh yang mengecil dan ringan, membuat nenek moyang burung dapat beradaptasi dengan lingkungan, seperti memanjat pohon, melayang, dan terbang. Fleksibilitas yang disebabkan evolusi ini membantu mereka menyelamatkan diri dari benturan meteor yang membunuh dinosarus lainnya,” kata Mike Lee, kepala peneliti dari Universitas Adelaide.
Tatkala mengkaji 1.500 bagian tubuh dinosaurus dari 120 spesies Theropod serta spesies burung mula-mula, tim peneliti mempergunakan alat-alat analitis canggih yng dikembangkan pakar biologi molekuler guna memahami evolusi virus.
Tulisan atau artikel Terkait
Sumber rujukan dan gambar : http://www.agrobur.com/2014/08/penelitian-terbaru-dinosaurus-menyusut.html.