Elang flores (Nisaetus floris) merupakan satu dari dua jenis raptor yang masuk dalam kategori Terancam Punah ataupun Endangered yang tercantum dalam Daftar Merah IUCN (International Union for Consevation of Nature), sedangkan yang satunya lagi merupakan elang jawa.
Elang flores cuma mampu dijumpai di Pulau Lombok, Sumbawa serta pulau-pulau kecil Satonda serta Rinca, dan di Pulau Flores, Nusa Tenggara. Elang yang memiliki tubuh bagian bawah berwarna putih ini biasa didapati di hutan-hutan dataran rendah serta submontana sampai-sampai ketinggian 1.000 mdpl.
Semisal pula beberapa jenis burung pemangsa lain-lainnya, elang flores memburu mangsanya yang dengannya mengintai dari tenggeran, serta pada waktu terbang orang-orang akan mempergunakan serta memanfaatkan peredaran udara panas (thermal soaring).
Ada beberapa jenis Nisaetus yang dikenal selain elang flores, yakni elang jawa (Nisaetus bartelesi), elang wallace (Nisaetus nanus), elang brontok, elang gunung (Nisaetus alboniger), serta elang sulawesi (Nisaetus lanceolatus).
Tulisan atau artikel Terkait
Sumber rujukan dan gambar : http://www.agrobur.com/2015/02/elang-flores-raptor-endemik-yang.html.