Keberadaan spesies anis siberia di dalam wilayah Indonesia merupakan menjadi burung pengunjung yang datang disaat tempat asal orang-orang diterpa musim dingin.
Anis siberia merupakan jenis burung yang umum berkembangbiak di hutan-hutan pinus Siberia serta disaat musim dingin tiba, orang-orang mulai melakukan migrasinya ke daerah tropis di Asia Tenggara, salah satunya mengunjungi Sumatera, Kalimantan, Jawa serta Bali.
Jenis burung ini memiliki ukuran tubuh tengah yang dengannya panjang mencapai 23 cm. Burung ini cukup menarik perhatian para kicaumania bagi atau bisa juga dikatakan untuk berupaya memeliharanya, walaupun sebetulnya bagi atau bisa juga dikatakan untuk membuatnya berbunyi itu sangatlah susah.
Burung jantan serta betina mampu dibedakan dari warna serta penampilan bulunya. Jantan biasanya mempunyai tubuh berwarna biru gelap yang dengannya alis putih yang tampak mencolok, sedangkan burung betina rata-rata mempunyai tubuh berwarna kecoklatan yang dengannya alis putih.
![]() |
| Perbedaan jantan serta betina burung anis siberia |
Tempat asal serta perilaku
Tempat asal burung anis siberia merupakan hutan-hutan pinus yang rapat, orang-orang akan bersarang pada pohon serta semak yang memiliki tajuk rapat bagi atau bisa juga dikatakan untuk mencegah kedatangan hewan pemangsa yang akan mencuri serta memakan telurnya.
Di tempat migrasinya, orang-orang biasanya akan beristirahat serta mencari makan di daerah hutan-hutan yang jauh dari gangguan kita-kita. Suka turun ke lapisan tanah bagi atau bisa juga dikatakan untuk mengais dedaunan mencari keberadaan cacing-cacing tanah serta serangga makanannya.
Yang akan di sajikan kali ini bunyi dari anis siberia
Salam kicau
Tulisan atau artikel Terkait
Sumber rujukan dan gambar : http://www.agrobur.com/2016/02/anis-siberia-burung-migran-yang-susah.html.
